Minggu, 14 Februari 2010

Sesal

Mengapa aku terlalu pengecut
Mengapa nyaliku begitu ciut
Hadapi kenyataan buatku takut
Kini cintaku cintamu tiada lagi terpaut


Ku terlalu bodoh bermain dengan angan
Ku terlalu lelap harum bunga khayal
Kuterbuai mimpi tanpa gapaian
Kini kuhanya larut dalam sesal

Semua mimpi kini telah hancur sirna
Sang waktu telah jawab semua Tanya
Hari ini kau katakan kan ke pelaminan
Kau telah temukan sang belahan jiwa

Haruskah kusesali kepergianmu
Haruskah kutangisi kebahagiaanmu
Akankah kurasakan pedih senyum tawamu
Akankah kuratapi hari indahmu

Kuhanya bisa terdiam dalam resah
Jiwaku melayang tanpa entah
Semua angan telah musnah
Namun sesalku tiada kan mengubah
@ 01 – Febuari – 2003

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design By Schrontho